Info-Kesehatan: Bila Buah Pelir tak Sama Tinggi

“Saya seorang pemuda berumur 30 tahun, belum menikah. Rencananya saya akan menikah pada akhir tahun ini. Namun, beberapa bulan ini saya terganggu dengan kedaan buah pelir. Pada awalnya saya tidak pernah memperhatikan posisi buah pelir. Ternyata setelah saya perhatikan, buah pelir yang sebelah kiri lebih ke atas daripada yang kanan. Jadi dalam keadaan rileks, kedudukan buah pelir tidak sejajar. Apakah hal ini bisa berpengaruh terhadap kesuburan? Dapatkah diatasi supaya menjadi sejajar?

Saya juga mengalami kejadian yang cukup mengganggu. Kadang-kadang ketika sedang mengedan saat buang air besar, di lubang penis keluar cairan putih kental.
Apakah cairan itu adalah sperma? Apakah berbahaya? Apakah ada pengaruh terhadap kesuburan dan kemampuan seks? Apakah ada hubungannya dengan ejakulasi saya yang selalu cepat? Apakah keadaan ini harus dihilangkan dengan pengobatan atau dibiarkan saja?”
Pius, Yogya

Dalam Kantung
Pada umumnya dalam keadaan normal, letak buah pelir kanan dan kiri kurang lebih sama. Demikian juga volume dan kekenyalan keduanya. Namun, kadang-kadang terdapat variasi, sehingga terjadi perbedaan antara kedua buah pelir, baik posisi dan volumenya, asal masih berada dalam batas normal.

Meski demikian, kalau perbedaan itu sangat mencolok, apalagi di luar batas normal, berarti terjadi gangguan yang menyebabkannya. Kalau letak buah pelir Anda kanan dan kiri sangat jauh berbeda, berarti terjadi hambatan dalam penurunan pada bagian yang letaknya lebih tinggi.

Sebagai contoh, kalau buah pelir yang satu sudah berada di dalam kantong buah pelir, sedangkan yang satu lagi terletak di bagian atas dekat ke tubuh, dapat dipastikan telah terjadi hambatan dalam proses penurunan ke dalam kantung buah pelir. Dalam keadaan begini, mungkin terjadi gangguan kesuburan karena buah pelir yang posisinya lebih tinggi tidak dapat berfungsi sempurna dalam memproduksi sel-sel spermatozoa.

Namun, kalau keduanya sudah berada di dalam kantung buah pelir, pada umumnya fungsinya tidak terganggu walaupun tidak persis sama tinggi. Jadi Anda tidak perlu terlalu khawatir dengan perbedaan letak kedua buah pelir Anda.

Cairan Kelenjar
Mengenai cairan yang keluar saat Anda mengedan, itu adalah cairan kelenjar kelamin. Peristiwa ini wajar terjadi, sehingga tidak perlu dikhawatirkan. Karena itu, peristiwa ini tidak memerlukan pengobatan dan biarkan saja terjadi.

Lebih jauh, keluarnya cairan kelenjar itu tidak ada kaitan dengan gangguan kesuburan dan fungsi seksual, khususnya ejakulasi dini. Artinya, walaupun mengeluarkan cairan itu, tidak berarti kesuburan Anda terganggu. Bukan pula berarti dapat mengakibatkan ejakulasi dini.

Bila mengalami ejakulasi dini, tentu bukan disebabkan Anda mengeluarkan cairan kelenjar kelamin ketika sedang mengedan. Ada penyebab tertentu yang mengakibatkan ejakulasi dini. Kalau Anda atau pasangan merasa terganggu dengan ejakulasi dini, tentu harus mendapat pengobatan untuk mengatasinya.

Konsultasi Seksologi dengan Prof. Wimpie Pangkahila, Sp.And (*) di Tabloid Gaya Hidup Sehat
(*) Seksolog dan Androlog dari Fakultas Kedokteran Universitas Udayana, Bali (Kompas,Selasa, 2 Desember 2008)

Source:http://www.terapisehat.com/2010/11/bila-buah-pelir-tak-sama-tinggi.html

Info-Kesehatan: Bibir Kelamin Tidak Normal?


Gadis ini sudah pernah membatalkan perkawinannya dan sekarang ragu-ragu lagi untuk menikah, hanya karena ia melihat bentuk bibir kelaminnya berbeda dengan teman. Betulkah karena ia sering masturbasi? Perlukah ia melakukan pengobatan membesarkan bibir kelamin?

“Saya seorang gadis berumur 25 tahun, rencana mau menikah. Namun, saya sangat takut karena merasa kelamin saya tidak normal. Tiga tahun lalu saya tidak jadi menikah dengan pacar yang dulu karena ketakutan saya juga.

Ketakutan ini karena saya melihat bentuk bibir kelamin tidak cembung, tetapi hanya datar. Saya pernah mandi bersama teman, dan saya perhatikan bibir kelaminnya cembung. Mengapa bibir kelamin saya tidak cembung, tetapi lebih datar? Saya juga pernah nonton VCD porno, saya lihat bibir kelamin yang cembung.

Saya dulu sering melakukan masturbasi dengan menyemprotkan air dari shower sampai orgasme. Perbuatan itu saya lakukan sejak di SMP sampai sekarang, walaupun sudah jarang. Apakah karena perbuatan itu bibir kelamin saya tidak cembung?

Bagaimana caranya agar bibir kelamin bisa lebih cembung? Saya pernah membaca iklan obat tradisional yang dapat membesarkan bibir kelamin.

Terus terang, saya takut suami tahu lalu kecewa dan menyangka saya sudah sering melakukan hubungan seks. Padahal, saya belum penah melakukan hubungan seks sama sekali, hanya masturbasi.”

K.R., Solo   

Tidak Beralasan
Saya pikir ketakutan Anda tidak beralasan, kalau hanya karena bibir kelamin yang tidak sama dengan orang lain. Sama halnya dengan bagian tubuh Anda yang lain, yang pasti tidak selalu sama dengan orang lain. Sebut saja hidung Anda, bibir Anda, dan payudara Anda. Apakah Anda akan mempermasalahkannya, lalu ingin juga seperti bentuk bagian tubuh orang lain?

Saya tidak tahu mengapa Anda sampai mempermasalahkan bentuk bibir kelamin yang Anda anggap tidak cembung itu. Apalagi sampai dihubungkan dengan kemungkinan reaksi suami yang sampai kecewa dan menyangka Anda telah melakukan hubungan seksual. Apakah mungkin Anda pernah menerima informasi yang salah tentang bentuk bibir kelamin?

Sungguh tidak ada alasan kalau sampai suami kecewa hanya karena bentuk bibir kelamin yang tidak cembung, apalagi sampai menuduh Anda telah melakukan hubungan seksual sebelumnya. Saya yakin suami Anda kelak tidak akan sampai sedungu itu. Sungguh, ketakutan Anda sangat berlebihan dan tidak berdasar.

Siapkan Diri Saja
Keinginan membuat bibir kelamin menjadi lebih cembung saya pikir terlalu mengada-ada, apalagi dikaitkan dengan ketakutan suami menjadi kecewa. Keinginan dan ketakutan ini secara tidak langsung merupakan reaksi sebagian perempuan dalam memosisikan dirinya sebagai objek seksual pria. Tidak ada obat yang dapat membuat bibir kelamin menjadi lebih cembung, terlebih memakai cara tradisional.

Dugaan Anda yang mengaitkan bentuk bibir kelamin dengan masturbasi yang sering Anda lakukan, juga tidak berdasar sama sekali. Masturbasi tidak memengaruhi anatomi kelamin. Jadi dugaan Anda salah sama sekali, bahkan justru semakin mengakibatkan kebingungan Anda.

Saya harap Anda dapat melenyapkan ketakutan yang tidak berdasar sama sekali itu. Lebih baik siapkan diri menghadapi pernikahan yang telah Anda rencanakan itu.
Kalau Anda ingin lebih yakin, silakan periksakan diri kepada dokter. Dengan pemeriksaan dapat diketahui apakah bibir kelamin Anda normal atau tidak. @

Konsultasi Dijawab Prof DR dr Wimpie Pangkahila SpAnd, Kompas,Rabu, 9 Juni 2010

Source:http://www.terapisehat.com/2010/11/bibir-kelamin-tidak-normal.html

Info-Kesehatan: Berlendir Saat Dirangsang? Bersyukurlah!


Wanita berusia 44 tahun ini bingung karena saat terangsang, organ intimnya mengalami perlendiran. Ia lantas mengaitkannya dengan operasi pengangkatan rahim yang pernah dilakukannya. Betulkah ada kaitannya?

“Saya seorang istri berusia 44, suami berumur 46 tahun. Pada usia 31 tahun saya menjalani operasi pengangkatan rahim karena mioma.

Keluhan saya saat ini ialah sebagai berikut: setiap kali saya merasa terangsang, selalu mengeluarkan cairan bening kental (gel) di vagina. Menurut saya agak berlebih, meski tidak berbau.

Sebaliknya, setiap kali melakukan hubungan suami-istri, vagina selalu mengeluarkan cairan putih (keputihan) yang agak berbau dan sangat mengganggu kami berdua. Padahal, pada hari biasa saya tidak keputihan.

Saya sudah konsultasi ke dokter kandungan. Dokter memberi obat seperti peluru yang dimasukkan ke vagina dan antibiotika, tetapi tidak mengatasi masalah tersebut.

Yang ingin saya tanyakan, apakah semua itu ada kaitannya dengan operasi yang pernah saya lakukan? Bagaimana dan ke mana saya harus berobat? Apakah bisa disembuhkan? Apakah ini sebagai indikasi penyakit lain?”

SW, Cikampek

Reaksi yang normal
Kalau Anda mengalami perlendiran vagina ketika terangsang, bersyukurlah, karena itu berarti Anda sehat dan normal. Sebaliknya, kalau ketika terangsang Anda tidak mengalami perlendiran vagina, berarti Anda tidak normal atau mengalami gangguan fungsi seksual.

Perlendiran vagina akan tetap terjadi selama Anda terangsang. Berarti selama melakukan hubungan seksual yang normal, perlendiran tetap terjadi. Jadi apa yang Anda alami bukanlah sesuatu yang tidak normal. Anda tidak perlu merasa khawatir dengan perlendiran yang Anda alami ketika terangsang dan melakukan hubungan seksual.

Namun, bau yang mengganggu tentu perlu mendapat perhatian karena secara psikis akan mengganggu fungsi seksual Anda dan suami. Masalahnya, bau bersifat subyektif sehingga harus dibedakan apakah bau itu timbul karena ada infeksi di kelamin ataukah bau yang sebenarnya wajar timbul.

Kalau bau itu timbul karena infeksi kelamin, umumnya lendir terjadi tidak hanya saat keadaan terangsang atau melakukan hubungan seksual saja. Kalau ada infeksi kelamin, pada keadaan tidak terangsang pun lendir itu akan timbul disertai tanda lain, misalnya, bau yang mengganggu, warna berubah, atau disertai rasa gatal.

Padahal, perlendiran yang Anda alami hanya terjadi pada saat Anda terangsang dan melakukan hubungan seksual. Ketika tidak terangsang Anda tidak mengalami perlendiran itu. Artinya, sangat mungkin perlendiran itu reaksi seksual yang normal. Mungkin juga bau yang Anda maksud timbul karena percampuran antara sperma dan lendir vagina.

Pastikan jenis baunya
Saya pikir tidak ada kaitannya dengan pasca-operasi rahim karena mioma, apalagi sudah terjadi sekian tahun lalu. Saya sarankan Anda berkonsultasi lebih jauh untuk mendapat pemeriksaan ulang sehingga dapat dipastikan apa yang sebenarnya terjadi.

Kemungkinan adanya infeksi tidak boleh diabaikan, walaupun dari uraian Anda tampaknya tidak ada. Karena itu, diperlukan pemeriksaan yang lebih teliti, mungkin dilengkapi dengan pemeriksaan laboratorium.    

Kalau benar pada pemeriksaan tidak ada infeksi, hanya bau yang menjadi pengganggu, tetap harus diatasi. Tidak sedikit pasangan yang terganggu kehidupan seksualnya karena bau yang tidak sedap, misalnya, dari bau badan atau dari kelamin.

Bau yang Anda alami harus diatasi. Ini dapat dilakukan, misalnya, dengan menggunakan pencuci vagina yang bersifat netral, tetapi mampu mengatasi bau yang mengganggu. @

Konsultasi Dijawab Prof DR dr Wimpie Pangkahila Sp.And, Kompas, Kamis, 6/5/2010

Source:http://www.terapisehat.com/2010/11/berlendir-saat-dirangsang-bersyukurlah.html

Info-Kesehatan: Sambil Ngeseks, Fantasi dengan Pria Lain

T. Secara rutin saya melakukan hubungan seks dengan pasangan saya, tapi saya masih tetap berfantasi melakukan hubungan seks dengan pria lain. Saya mencintai suami saya tapi saya juga menikmati fantasi ini. Apa yang salah?

J. Adalah normal bagi seseorang untuk memiliki fantasi lain. Respon seksual membutuhkan rangsangan seperti melihat, menyentuh, suara, bau, dll dan terkadang rangsangan dari pasangan kamu tidak cukup, sehingga untuk mempertahankan hasrat dan memberi respon seksual perlu ada tambahan rangsangan.

Tak apa jika seseorang menambahkannya dengan berfantasi. Para pria biasanya berfantasi saat sedang berhubungan seks untuk terus merangsang dirinya dan mempertahankan ereksi. Tapi jangan sampai kehilangan kendali hingga menyakiti perasaan pasangan kamu. Cinta merupakan gabungan rumit dari berbagai hal seperti emosi, sensasi dan komitmen. Yang penting harus seimbang.(Kompas,Jumat, 4/4/2008 )

Source:http://www.terapisehat.com/2010/11/sambil-ngeseks-fantasi-dengan-pria-lain.html